TOMONI-FAKJUR,Pemerintah Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, bersama tokoh masyarakat dan warga, memulai pembangunan Masjid Jami Al-Muhajiriin secara swadaya. Pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas masjid lama yang kerap tidak mampu menampung jamaah saat Salat Jumat. Kepala Desa Mulyasri, Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa gagasan pembangunan masjid ini muncul dari kebutuhan riil masyarakat dan dorongan para tokoh agama di desa. Masjid lama yang berukuran 18×18 meter akan diperluas menjadi 21×21 meter, sehingga mampu menampung hingga 500 jamaah. “Selama ini, setiap Salat Jumat, jamaah meluber sampai ke luar masjid. Dengan kondisi itu, kami bersama warga dan tokoh masyarakat sepakat untuk membangun ulang masjid secara total,” ungkap Slamet saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/7/2025). Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Hingga saat ini, dana yang telah berhasil dikumpulkan secara swadaya dari masyarakat mencapai sekitar Rp500 juta, dan proses pembangunan telah mulai berjalan. Kades Slamet berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan rumah ibadah tersebut. “Kami yakin, jika masyarakat dan pemerintah bersinergi, pembangunan masjid ini bisa selesai sesuai harapan dan menjadi kebanggaan warga Desa Mulyasri,” tambahnya. Masjid Al-Muhajiriin diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan masyarakat desa yang terus berkembang. (Kas) Related Posts:Desa Kertoraharjo Raih Skor Konvergensi 99,61…Desa Baruga Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Dorong…Pemdes Mulyasri Alokasikan Dana Desa 2025 untuk…Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanHadiri Persembahyangan Galungan di Pura Tirta Empul…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,… Navigasi pos Camat Angkona Tekankan Disiplin, Kolaborasi, dan Penanganan Stunting saat Upacara HKN Sosialisasi Tatib di SMA Negeri 10 Lutim, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin dan Karakter