TOMONI TIMUR,FAKJUR– Camat Tomoni Timur, Yulius, menghadiri acara pentahbisan sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-50 Gereja Toraja Jemaat Imanuel Cendana Hitam yang berlangsung khidmat di wilayah Tomoni Timur, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek manusia secara utuh, termasuk pendidikan dan spiritualitas. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya perluasan beasiswa bagi mahasiswa, peningkatan layanan kesehatan gratis, penguatan fasilitas kesehatan, hingga perhatian terhadap kesejahteraan lansia.
Di sektor pendidikan, pemerintah telah menggulirkan program seragam gratis bagi siswa TK, SD, dan SMP, serta penyediaan bus sekolah. Selain itu, reformasi pelayanan publik terus dilakukan melalui desentralisasi layanan dan penguatan program kewirausahaan desa melalui Program Pandu Juara.
Dalam kesempatan itu, Camat Tomoni Timur Yulius menyampaikan dukungannya terhadap peran gereja dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi umat Kristiani dalam menjaga stabilitas sosial di wilayahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolsek Tomoni Timur, para kepala desa, Ketua Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja DR Alfred Anggui, Ketua BPS Wilayah I Luwu Gideon Tulak, para pendeta Gereja Toraja se-Klasis Kalaena, serta jemaat Gereja Toraja Klasis Kalaena.
Acara pentahbisan dan perayaan HUT ke-50 tersebut diharapkan semakin memperkuat peran gereja sebagai pusat pembinaan iman sekaligus agen perubahan sosial di Kabupaten Luwu Timur. (#)






