Program bertajuk Sarana Pelayanan Adminduk di Bulan Ramadhan ini menghadirkan layanan jemput bola guna mendekatkan pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan ke ibu kota kabupaten untuk mengakses layanan dasar tersebut.
Tampak pula Camat Tomoni Timur, Yulius, turut memanfaatkan layanan tersebut dengan melakukan pembaruan data Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Perubahan dilakukan pada kolom pekerjaan dari sebelumnya tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurut Yulius, kehadiran layanan keliling ini menjadi solusi atas keterbatasan akses sebagian warga terhadap layanan administrasi kependudukan. Ia menilai inovasi tersebut efektif menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang berjarak cukup jauh dari pusat layanan.
“Program ini mempermudah masyarakat. Mereka tidak perlu lagi ke kantor Disdukcapil di Malili. Pelayanan hadir langsung di tengah warga,” ujar Yulius.
Ia juga mencatat tingginya partisipasi masyarakat sebagai indikator bahwa layanan jemput bola masih sangat dibutuhkan. Karena itu, ia berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Luwu Timur mencatat sebanyak 118 dokumen berhasil diterbitkan. Rinciannya meliputi 70 KTP-el, 31 Kartu Keluarga, lima surat pindah, tujuh akta kelahiran, empat akta kematian, serta satu akta perkawinan.
Kepala Disdukcapil Luwu Timur melalui Kabidnya Elsa menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas layanan dengan prinsip cepat, transparan, dan profesional. Program SAPA Ramadhan menjadi salah satu upaya untuk memastikan pelayanan publik semakin inklusif.
Melalui pendekatan jemput bola, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan meningkat, sekaligus memastikan setiap warga memiliki identitas hukum yang sah di tengah momentum bulan suci Ramadhan. (Kas)






