ANGKONA (Fakjur) — Pemerintah Kecamatan Angkona menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Gedung Serbaguna Kecamatan Angkona, Senin (18/5/2026). Upacara berlangsung tertib dan khidmat dengan diikuti aparatur kecamatan, kepala desa, BPD, kepala sekolah unit kerja, aparatur sipil negara (ASN), serta perangkat desa se-Kecamatan Angkona. Upacara dipimpin langsung Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan upacara. “Penyelenggaraan upacara kali ini sangat kompak dan tertib. Semoga dapat menjadi contoh yang baik untuk pelaksanaan upacara berikutnya,” ujar Putu Gede. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial bulanan, melainkan momentum memperkuat nasionalisme, disiplin, serta etos kerja aparatur pemerintah. Menurut dia, ASN maupun perangkat desa harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan publik yang profesional dan bertanggung jawab. Ia juga menilai tingkat partisipasi peserta upacara kali ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibanding sebelumnya. “Selama ini peserta yang hadir hanya sekitar 20 sampai 25 orang. Hari ini jumlahnya jauh lebih banyak. Ini pertanda semangat dan kebangkitan etos kerja semakin membaik,” katanya. Putu Gede juga menyinggung tantangan birokrasi yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Ia mengingatkan aparatur pemerintah agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman. “Sekarang zamannya AI. Kalau kita tidak adaptif dan tidak belajar menggunakan teknologi, kita akan tertinggal oleh perubahan,” ujarnya. Ia mendorong ASN, perangkat desa, maupun anggota BPD memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung pelayanan publik dan pengelolaan informasi di lingkungan kerja masing-masing. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak di tengah derasnya arus informasi digital. Menurut dia, media sosial seharusnya menjadi sarana menyebarkan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya menimbulkan persoalan baru akibat penyebaran informasi yang tidak tepat. Selain itu, Camat Angkona mengajak seluruh elemen pemerintahan turut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Ia menyoroti masih adanya kantor maupun rumah aparatur yang belum memasang umbul-umbul meski surat imbauan telah disampaikan sebelumnya. Menurut dia, peringatan hari jadi daerah bukan hanya soal pemasangan atribut, melainkan bentuk rasa syukur atas perkembangan daerah berjuluk Bumi Batara Guru tersebut. “Ini momentum untuk bersyukur dan ikut berbahagia atas pembangunan di Luwu Timur,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat menghadiri berbagai agenda daerah, mulai dari tabligh akbar menghadirkan Ustaz Das’ad Latif hingga Festival Sungai Malili yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Luwu Timur. Pada bagian akhir amanatnya, Putu Gede kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Angkona. Ia meminta para kepala desa segera mengondisikan dan menentukan lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) di masing-masing desa agar masyarakat mengetahui lokasi pembuangan maupun penampungan sampah. Menurut dia, keberadaan TPS akan memudahkan petugas pengangkut sampah menjalankan tugas secara rutin dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Jangan lagi membuang sampah sembarangan. Kepala desa segera melaporkan titik TPS yang sudah disepakati kepada pemerintah,” ujarnya *Kas) Related Posts:Camat Angkona Ajak ASN dan Aparat Desa Tingkatkan…Camat Angkona Pimpin Rakor Forkopimcam Tindak…Camat Angkona Pimpin Upacara HKN, Tekankan Disiplin…Pimpin Upacara HKN, Camat Angkona Tekankan Dukungan…Camat Angkona Tekankan Disiplin, Kolaborasi, dan…Semarak Hari Jadi ke-13 Desa Watangpanua, Camat… Navigasi pos Hadiri Peresmian KDKMP, Wabup Puspawati Optimistis Tingkatkan Kesejahteraan Desa