Luwu Timur (Fakjur) – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat upaya penyebaran informasi kesehatan yang akurat dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, pemerintah daerah menggelar pelatihan pembuatan media promosi kesehatan digital bagi tenaga kesehatan puskesmas yang berlangsung di Makassar pada 19-21 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan dan petugas promosi kesehatan dari berbagai puskesmas di Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari strategi menghadapi maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait kesehatan di ruang digital. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, mengatakan perkembangan teknologi informasi menuntut tenaga kesehatan untuk mampu beradaptasi dengan pola komunikasi masyarakat yang semakin bergantung pada media digital. Menurutnya, informasi kesehatan yang benar harus disampaikan dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan mampu menjangkau masyarakat secara luas agar dapat bersaing dengan berbagai informasi yang belum tentu memiliki dasar ilmiah. “Tenaga kesehatan tidak hanya bertugas memberikan pelayanan medis, tetapi juga harus mampu menjadi sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat melalui berbagai platform digital,” katanya saat membuka kegiatan. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi komunikasi kesehatan, teknik penyusunan pesan edukatif, desain media promosi, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan. Selain materi teori, peserta juga mengikuti sesi praktik pembuatan konten digital yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di wilayah kerja masing-masing. Dinas Kesehatan berharap kemampuan tersebut dapat membantu tenaga kesehatan menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi digital, pemerintah daerah optimistis pelayanan promosi kesehatan di tingkat puskesmas akan semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan penyebaran hoaks yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan tersedianya konten edukasi yang akurat, mudah diakses, dan berbasis fakta, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi kesehatan yang lebih terpercaya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan diri dan keluarga. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan yang valid dan edukatif. (Kas) Related Posts:Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanPasca Studi Banding, Labkesmas Luwu Timur Siapkan…Sinergi Pemkab Lutim dan Unhas Jadi Fondasi…Bupati Irwan Minta Peserta Mandalish Serius Belajar…Bupati Lutim: Pendidikan Harus Seimbangkan…Terima Audiensi BPS Sulsel, Luwu Timur Siap… Navigasi pos Siswa SDN 174 Gunung Sari Raih Juara II Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Luwu Timur