TOMONI TIMUR,FAKJUR – Sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tomoni Timur kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tingkat Kecamatan Tomoni Timur. Pada upacara yang berlangsung di halaman Kantor Camat Tomoni Timur, Jumat (17/7/2026), Kapolsek Tomoni Timur Ipda Jefri Alang Ramba, S.Sos. bertindak sebagai pembina upacara.

Upacara diikuti oleh Camat Tomoni Timur beserta jajaran, para kepala desa, kepala sekolah, pimpinan instansi, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta unsur Forkopimcam dan peserta upacara lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolsek Tomoni Timur menyampaikan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda seremonial yang diperingati setiap tanggal 17, melainkan momentum untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, semangat pengabdian, serta kepedulian aparatur terhadap masyarakat.

“Hari Kesadaran Nasional hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan tanggung jawab, disiplin, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas sekaligus menjaga stabilitas daerah,” ujar Ipda Jefri Alang Ramba.

Kapolsek menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI, Polri maupun Linmas, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan.

Menurutnya, Kecamatan Tomoni Timur yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya harus terus menjaga semangat persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah.

“Keberagaman yang kita miliki adalah modal sosial yang sangat berharga. Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus terus menjaga kerukunan, saling menghormati, dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan,” katanya.

Kepada seluruh ASN, Kapolsek berpesan agar menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan berperan aktif menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan agar setiap potensi konflik dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini melalui koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Apabila muncul bibit-bibit konflik, jangan menunggu persoalan berkembang menjadi besar. ASN harus hadir sebagai penengah, membangun komunikasi, memfasilitasi musyawarah, dan memperkuat koordinasi agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan bijaksana,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyoroti pentingnya penguatan partisipasi masyarakat melalui keberadaan Garda Kamtibmas yang telah terbentuk di seluruh desa di Kecamatan Tomoni Timur.

Menurutnya, pembentukan Garda Kamtibmas harus diikuti dengan pengoperasian Posko Garda Kamtibmas di setiap desa sebagai pusat koordinasi, komunikasi, serta deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Keberadaan Garda Kamtibmas tidak boleh berhenti pada proses pembentukan saja. Posko Garda Kamtibmas perlu segera diaktifkan agar menjadi wadah koordinasi antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah,” jelasnya.

Kapolsek turut mengajak seluruh ASN mendukung keberadaan Garda Kamtibmas melalui koordinasi, pertukaran informasi, serta keterlibatan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

Menutup amanatnya, Ipda Jefri Alang Ramba menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh ASN yang selama ini telah membangun sinergi yang baik bersama Polsek Tomoni Timur dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sebagai modal utama dalam mendukung kelancaran pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan terciptanya situasi yang aman, damai, tertib, dan kondusif di Kecamatan Tomoni Timur.

Pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut menjadi wujud nyata sinergi Forkopimcam Tomoni Timur dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. (Kas)

By admin