Luwu Timur.Fakjur-Dinas Pariwisata,Kepemudaan,dan Olahraga (Disparmudora) Kabupaten Luwu Timur Sulawesi-Selatan,menggelar Pelatihan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),yang diikuti 30 peserta dari perwakilan wilayah se-Kabupaten Luwu Timur.Pelatihan Kelompok Sadar Wisata ini dilaksanakan selama dua hari yang berlangsung di Aula Wisma Golden House Malili,mulai tanggal 3 sampai 4 November 2026. Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Aswan Aziz,S.Pi.,M.Si,dalam hal ini mewakili Bupati Luwu Timur Ir.Irwan Bachri Syam.

Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan yakni Aswan Aziz,dalam sambutannya,menyampaikan bahwa Pelatihan Kelompok Sadar Wisata ini merupakan bagian dari Program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi) se-Kabupaten Luwu Timur,yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan potensi wisata di wilayah desa oleh masyarakat lokal.
Aswan Azis,yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur Ir.Irwan Bachri Syam,menjelaskan bahwa pengembangan desa wisata tidak hanya bertumpu pada potensi keindahan alam semata,tetapi juga pada aktivitas dan kehidupan sosial masyarakat desa.Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi wisata yang luar biasa dan beragam,seperti keindahan Danau Matano,Danau Towuti,Danau Mahalona ,Pantai,Air terjun yang sangat menakjubkan yang di huni berbagai suku.Hingga kekayaan budaya yang beranekaragam dari berbagai suku,dan produk ekonomi kreatif masyarakat yang menjadi ciri khas daerah.
Masing-masing memiliki bahasa dan tradisi yang berbeda.Inilah kekuatan dalam membangun potensi pariwisata.Keberagaman ini menjadi modal sosial untuk membangun desa wisata yang inklusif,”ujar Aswan.
Ia menambahkan,kelembagaan Pokdarwis memegang peranan penting sebagai penggerak utama usaha pariwisata di seluruh wilayah se-Luwu Timur.Oleh karena itu,pengurus dan anggota Pokdarwis perlu memiliki komitmen dan semangat inovasi dalam mengembang potensi wisata yang dimiliki.Anggota Pokdarwis harus berani melakukan inovasi agar usaha,wisata di Luwu Timur berkembang,”ujarnya tegas.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan keterlibatan aktif masyarakat,untuk menjaga,mengelola dan mengembang daya tarik wisata,dalam kelembagaan Pokdarwis,yang menjadi kunci keberhasilan,”ucap Aswan.
Lebih lanjut,Aswan menjelaskan bahwa program Pelatihan Kelompok Sadar Wisata ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengembangan wisata agar menjadi destinasi sebagai penyangga.
Melalui Pelatihan Kelompok Sadar Wisata ini,diharapkan masyarakat desa wisata semakin siap dalam mengelola potensi yang dimiliki,,sehingga dapat mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Luwu Timur.
Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) merupakan komunitas yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan kepariwisataan diseluruh wilayah se-Luwu Timur.Pokdarwis berperan sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan Sapta pesona,Menjaga kelestarian lingkungan, serta memberdayakan masyarakat sekitar destinasi wisata.
Aswan Azis, mengakhiri sambutannya, berharap agar seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.Pelatihan ini merupakan momentum membangun komitmen bersama dalam hal membangun pariwisata Luwu Timur berkelanjutan,berdaya saing,dan tetap menjaga kelestarian pesona alam serta budaya sebagai identitas daerah.Semoga dengan pelatihan elompok sadar wisata ini menjadi jaminan bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke lokasi wisata,ujarnya. (Kas)

By admin