ANGKONA, FAKJUR — Seusai memimpin Apel Gabungan Siaga Pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2026, Camat Angkona Putu Gesde Sudarsana melakukan pemantauan langsung kegiatan normalisasi saluran pembuangan Manakai, Selasa (30/12/2025). Saluran tersebut selama ini menjadi keluhan para petani karena kerap menimbulkan genangan air pada lahan pertanian.
Pemantauan dilakukan sebagai respons pemerintah kecamatan terhadap aspirasi masyarakat, khususnya petani di wilayah terdampak. Camat Angkona meninjau langsung kondisi saluran, proses pengerukan, serta sejumlah hambatan yang menyebabkan aliran air tidak berfungsi optimal.
Saluran pembuangan Manakai diketahui sering mengalami pendangkalan dan penyumbatan. Kondisi ini berdampak pada lahan pertanian warga, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga mengganggu aktivitas dan produktivitas pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Angkona Putu Gede Sudarsana menyampaikan apresiasi kepada Bupati Luwu Timur atas respons dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan normalisasi saluran pembuangan yang melintasi tiga desa, yakni Desa Lamaeto, Solo, dan Wanasari.
“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk terus mengawal perbaikan dan peningkatan sektor pertanian. Keluhan petani menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Putu Gede
Ia berharap, melalui kegiatan normalisasi ini, aliran air dapat kembali lancar sehingga lahan pertanian warga tidak lagi terdampak genangan. Selain itu, Camat juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan agar hasil normalisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pemantauan ini diharapkan menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Angkona. (Kas)






