Tomoni Timur,Fakjur — Camat Tomoni Timur Yulius menyampaikan apresiasi kepada aparat pemerintahan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam mendukung program kebersihan lingkungan pada Lomba Kebersihan Tingkat Desa dan Kecamatan. Penilaian oleh tim kabupaten berlangsung pada 24–27 November 2025 di delapan desa se-Kecamatan Tomoni Timur. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang digelar di Lapangan Mataram Putra, Desa Purwosari, Sabtu (29/11). Camat menegaskan bahwa dukungan lintas unsur menjadi kunci terciptanya lingkungan yang bersih dan tertata. “Selaku pemerintah kecamatan, saya mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak , kepala desa, kepala sekolah, Kepala Puskesmas, ASN, aparat desa, serta masyarakat yang telah terlibat aktif dalam pembersihan lingkungan masing-masing,” ujar camat. Ia berharap hasil penilaian memberikan dampak positif dan tidak ada desa yang memperoleh predikat terkotor atau bendera hitam. Camat juga menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan tidak berhenti setelah penilaian selesai. Ia mendorong kegiatan pembersihan rutin setiap Jumat sebagai bagian dari dukungan terhadap program Jumat Bersih Juara (JJB). “Jika kebersihan terus dijaga, lingkungan kita akan tetap sehat dan masyarakat terlindungi dari berbagai penyakit,” katanya. (Kas) Related Posts:Desa Kertoraharjo Raih Skor Konvergensi 99,61…Hari Keenam Penilaian KKS Lutim, Towuti dan…Verifikasi STBM di Desa Cendana Hitam Jadi Evaluasi…Desa Cendana Hitam Timur Gelar Musyawarah Pembahasan…Tomoni Timur Matangkan Persiapan Pembentukan Gardu…Desa Baruga Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Dorong… Navigasi pos Pemdes Maliwowo Sambut Hangat Kedatangan Tim Penilai Lomba Kebersihan Kabupaten Luwu Timur Tokoh Agama dan Masyarakat Tomoni Timur, Rakor Perkuat Harmonisasi Umat Beragama
Tomoni Timur,Fakjur — Camat Tomoni Timur Yulius menyampaikan apresiasi kepada aparat pemerintahan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam mendukung program kebersihan lingkungan pada Lomba Kebersihan Tingkat Desa dan Kecamatan. Penilaian oleh tim kabupaten berlangsung pada 24–27 November 2025 di delapan desa se-Kecamatan Tomoni Timur.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang digelar di Lapangan Mataram Putra, Desa Purwosari, Sabtu (29/11). Camat menegaskan bahwa dukungan lintas unsur menjadi kunci terciptanya lingkungan yang bersih dan tertata. “Selaku pemerintah kecamatan, saya mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak , kepala desa, kepala sekolah, Kepala Puskesmas, ASN, aparat desa, serta masyarakat yang telah terlibat aktif dalam pembersihan lingkungan masing-masing,” ujar camat. Ia berharap hasil penilaian memberikan dampak positif dan tidak ada desa yang memperoleh predikat terkotor atau bendera hitam. Camat juga menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan tidak berhenti setelah penilaian selesai. Ia mendorong kegiatan pembersihan rutin setiap Jumat sebagai bagian dari dukungan terhadap program Jumat Bersih Juara (JJB). “Jika kebersihan terus dijaga, lingkungan kita akan tetap sehat dan masyarakat terlindungi dari berbagai penyakit,” katanya. (Kas)