TOMONI TIMUR(Fakjur)— Tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kabupaten Luwu Timur melakukan verifikasi lapangan dan administrasi di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Jumat (19/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penilaian desa STBM yang tengah dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten Luwu Timur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan tim verifikasi di Kantor Camat Tomoni Timur. Acara dibuka langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius,didampingi Ketua Tim Verifikasi STBM Kabupaten Luwu Timur Junaedi serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tomoni Timur Bunyani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala sekolah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya se-Kecamatan Tomoni Timur.

Ketua Tim Verifikasi, Junaedi, menjelaskan bahwa tujuan utama verifikasi desa STBM adalah memastikan masyarakat telah menerapkan perubahan perilaku secara kolektif menuju Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penilaian dilakukan melalui pemeriksaan administrasi sekaligus observasi langsung terhadap penerapan lima pilar STBM di lapangan.

“Lima pilar yang menjadi fokus penilaian meliputi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga,” ujar Junaedi.

Camat Tomoni Timur Yulius menyambut baik pelaksanaan verifikasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak semata-mata bertujuan memperoleh status desa STBM, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat sejauh mana masyarakat telah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap hasil verifikasi yang dilakukan tim dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi Desa Cendana Hitam, sekaligus menjadi dasar untuk melakukan berbagai perbaikan di masa mendatang.

“Hasil verifikasi dari tim penilai nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pembenahan, terutama pada aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam penerapan lima pilar STBM,” kata Yulius.

Setelah melakukan pemeriksaan administrasi, tim melanjutkan verifikasi lapangan dengan mengunjungi sejumlah objek penilaian, meliputi sekolah, kantor desa, dan 20 rumah warga yang dijadikan sampel.

Dari hasil kunjungan tersebut, tim menilai respons masyarakat Desa Cendana Hitam terhadap program STBM tergolong baik. Secara umum, penerapan lima pilar STBM telah berjalan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa komponen yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

“Secara umum hasil verifikasi menunjukkan capaian yang cukup baik. Namun masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi dan ditingkatkan agar penerapan STBM dapat berjalan lebih optimal,” ujar Junaedi.

Pada sektor pendidikan, tim menilai penerapan prinsip-prinsip STBM di lingkungan sekolah telah berjalan sesuai harapan. Sementara itu, di kantor desa, tim merekomendasikan agar fasilitas bank sampah lebih difungsikan, termasuk penguatan sistem pengelolaan sampah dan pemanfaatan kontainer sampah yang tersedia.

Adapun pada tingkat rumah tangga, tim masih menemukan satu rumah warga yang fasilitas jambannya belum memenuhi standar kesehatan karena belum menggunakan leher angsa dan septic tank permanen. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dibenahi untuk mencegah potensi munculnya penyakit berbasis lingkungan.

Meski demikian, tim menyatakan bahwa secara keseluruhan Desa Cendana Hitam telah mencapai status Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari perilaku buang air besar sembarangan, yang merupakan salah satu indikator penting dalam program STBM.

Menanggapi hasil verifikasi tersebut, Kepala Desa Cendana Hitam, Made Sudarsana, menyampaikan apresiasi kepada tim verifikasi atas berbagai masukan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi demi meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di desanya.

“Kami berterima kasih atas masukan dari tim verifikasi. Semua catatan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa untuk melakukan pembenahan sehingga penerapan STBM di Desa Cendana Hitam dapat semakin baik ke depan,” ujar Made.

Bagi Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur, verifikasi STBM tidak hanya menjadi ajang penilaian semata, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa sanitasi yang baik merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas. (#)

By admin