LUWU TIMUR , Fakjur— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur diyakini membawa dampak positif terhadap geliat ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sekitar Kota Malili. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Perindustrian (Disdagkop) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengaku optimistis omzet para pelaku usaha akan mengalami peningkatan selama rangkaian kegiatan HUT Luwu Timur berlangsung. Hal tersebut disampaikan Senfry saat melakukan kunjungan ke kawasan Pasar Pusat Niaga Malili, Selasa (26/5/2026). Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-23 Luwu Timur menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, terutama sektor kuliner dan perdagangan kecil. “Momentum perayaan HUT Luwu Timur tentu membawa dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kami optimistis pendapatan para pelaku UKM di sekitar Malili akan meningkat,” ujarnya. Ia menjelaskan, sektor UKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain mampu menciptakan lapangan kerja, UKM juga menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat. “Usaha kecil menengah memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah karena sebagian besar dijalankan langsung oleh masyarakat,” katanya. Senfry juga mengajak masyarakat agar lebih jeli melihat peluang usaha di tengah tingginya aktivitas masyarakat selama perayaan HUT Luwu Timur. Menurut dia, usaha kuliner menjadi salah satu sektor yang paling potensial karena memiliki pasar yang luas dan kebutuhan yang terus ada. “Bisnis kuliner tidak pernah mati karena semua orang membutuhkan makanan. Tinggal bagaimana pelaku usaha menjaga kualitas rasa, pelayanan, harga, dan strategi pemasaran,” ungkapnya. Selain menyoroti geliat UKM, Senfry juga menyinggung kondisi Pasar Pusat Niaga Malili yang dinilai masih membutuhkan pembenahan dan penataan ulang agar dapat berfungsi lebih maksimal. Ia berharap ke depan pasar tersebut dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara optimal. “Pusat Niaga Malili perlu penataan kembali sehingga dapat berfungsi sesuai harapan bersama,” tutupnya. (#) Related Posts:Disdagkop Lutim Bahas Pengelolaan Pasar, Tegaskan…Luwu Timur Tuan Rumah Harkopnas ke-79, Raih…Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanKoperasi Desa Merah Putih Atue Dibentuk, Langkah…Lindungi Petani dari Praktik Curang,Pemkab Luwu…1.024 Pengurus Koperasi Merah Putih Resmi Dikukuhkan… Navigasi pos HUT ke-23 Luwu Timur, Disdikbud Gelar Festival Literasi Tingkat PAUD dan SMP UPTD Puskesmas Mangkutana Gencar Layani Imunisasi Balita dan Cek Kesehatan Gratis Lansia