Luwu Timur (Fakjur) – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar melalui Deklarasi Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) yang melibatkan sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat di daerah tersebut. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengatakan program Sekolah Bersinar merupakan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Deklarasi Sekolah Bersinar Tingkat SMP dan SMA sederajat Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Aula Pendidikan, Malili, Kamis (7/5). Menurut Irwan, peredaran narkoba saat ini menjadi salah satu ancaman serius bagi masa depan generasi muda sehingga membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus diikuti dengan langkah-langkah nyata dalam pengawasan, edukasi, dan pencegahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Kita ingin memastikan sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang tanpa terpengaruh oleh bahaya narkoba,” katanya. Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, hingga pemerintah desa untuk memperkuat sinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Selain itu, ia mendorong para pelajar agar berani melaporkan kepada guru atau pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, keberhasilan pencegahan narkoba tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dan lingkungan pendidikan. Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, mengapresiasi pelaksanaan Deklarasi Sekolah Bersinar di Kabupaten Luwu Timur yang dinilainya menjadi yang pertama digelar di Sulawesi Selatan. Ia mengatakan perang terhadap narkoba memerlukan kerja sama seluruh pihak karena peredaran gelap narkotika merupakan persoalan yang kompleks dan terus berkembang. “Kami membutuhkan kolaborasi semua pihak agar upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif, khususnya dalam melindungi generasi muda,” ujarnya. Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari dunia usaha. Senior Coordinator PPM PT Vale Indonesia, Baso Haris, menyatakan komitmen perusahaan untuk mendukung berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Menurut dia, kehadiran Sekolah Bersinar diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi peserta didik dan orang tua karena sekolah menjadi ruang belajar yang sehat, nyaman, dan bebas dari pengaruh narkoba. Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. (Kas) Related Posts:Sekolah "Bersinar" Resmi Dideklarasikan, Bupati…Dibuka Kadis dagkop Luwu Timur, GMKI Komisariat UNM…Kanit Bintipsos Sat Bimas Polres Luwu Timur…HUT ke-23 Luwu Timur Dihujani Kado Istimewa, Menteri…Kabar Baik untuk Warga Luwu Timur, Pemkab Dorong…Lindungi Generasi Muda Dari Narkoba Pemkab Lutim… Navigasi pos ‎Bupati Irwan Ajak Guru Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Nilai Lokal Tarif Air Bakal Disesuaikan, Sekda Luwu Timur: Demi Pelayanan yang Lebih Baik