Agustus 13, 2026

Dari Angkona ke Nasional, PIK-R Tunas Harapan Bawa Nama Sulsel

IMG-20260730-WA0014

LUWU TIMUR,FAKJUR — Sebuah ruang pembinaan remaja di UPT SMP Negeri 3 Angkona kini mendapat panggung lebih besar. Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) “Tunas Harapan” berhasil menembus persaingan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan keluar sebagai juara pertama Lomba PIK-R BERANI Program Bangga Kencana yang diselenggarakan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut sekaligus membuka jalan bagi para siswa UPT SMP Negeri 3 Angkona untuk melangkah ke tingkat nasional. Setelah menjadi juara di Kabupaten Luwu Timur dan kembali meraih posisi teratas di tingkat provinsi, PIK-R Tunas Harapan kini dipercaya mewakili Sulawesi Selatan dalam kompetisi PIK-R BERANI tingkat nasional.

Capaian itu bukan sekadar tambahan daftar prestasi sekolah. Bagi UPT SMP Negeri 3 Angkona, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan remaja dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar mengambil peran, membangun kepemimpinan, sekaligus mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Penghargaan atas keberhasilan tersebut diserahkan di Lapangan RTH Callaccu, Kabupaten Wajo, Rabu (29/7/2026). Penyerahan penghargaan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang mengusung semangat penguatan ketahanan keluarga menuju Indonesia Maju.

Penghargaan diterima langsung Kepala UPT SMP Negeri 3 Angkona, Yance Rahman, dalam agenda Gala Dinner dan Penyerahan Penghargaan Program Bangga Kencana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K., mengatakan capaian tersebut patut menjadi pemantik bagi sekolah lain untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai inovasi.

“Selamat kepada keluarga besar UPT SMP Negeri 3 Angkona atas capaian yang membanggakan. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Luwu Timur untuk terus berinovasi dan mengukir prestasi, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur di tingkat nasional,” kata Raoda.

Bukan Kerja Satu Sekolah

Bagi Yance Rahman, keberhasilan PIK-R Tunas Harapan tidak lahir dari kerja satu atau dua orang. Prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi warga sekolah dengan berbagai pihak yang selama ini ikut mendukung pembinaan remaja.

Ia menyebut peran orang tua, PLKB Kecamatan Angkona, serta Pemerintah Kabupaten Luwu Timur turut menjadi bagian penting dalam perjalanan PIK-R Tunas Harapan hingga mencapai tingkat provinsi.

“Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus membina generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Kami mohon doa dan dukungan agar PIK-R Tunas Harapan dapat memberikan hasil terbaik pada kompetisi tingkat nasional,” ujar Yance.

Melaju ke tingkat nasional membuat tantangan bagi PIK-R Tunas Harapan kini semakin besar. Namun, bagi sekolah, capaian tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik.

Melalui PIK-R, siswa didorong memiliki ruang untuk belajar berkomunikasi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kepemimpinan, serta memahami persoalan yang dihadapi remaja.

Dari sebuah sekolah di Kecamatan Angkona, perjalanan Tunas Harapan kini berlanjut membawa nama Luwu Timur dan Sulawesi Selatan ke panggung nasional.

Perjalanan berikutnya belum selesai. Justru, setelah menjadi juara provinsi, tantangan sesungguhnya baru dimulai. (Kas)