Angkona, (Fakjur) — Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, menegaskan komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk mematuhi dan melaksanakan program Pemerintah Daerah bertajuk “Sabtu Sehat Juara” (SSJ). Penegasan tersebut disampaikan usai pelaksanaan kegiatan SSJ yang diikuti seluruh ASN lingkup Kecamatan Angkona. Menurut Putu Gede Sudarsana, program SSJ merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesehatan dan kebugaran aparatur, sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja pemerintahan. “Seluruh ASN wajib berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program ‘Sabtu Sehat Juara’ sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah, sekaligus menjaga kesehatan jasmani dan rohani,” ujarnya. Ia menekankan, keikutsertaan ASN tidak boleh bersifat seremonial semata, melainkan harus dijalankan secara konsisten dan penuh tanggung jawab. ASN juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Lebih lanjut, Camat Angkona mengingatkan bahwa disiplin dan kepatuhan terhadap program pemerintah merupakan bagian integral dari integritas ASN sebagai pelayan publik. Karena itu, seluruh jajaran diminta menjaga komitmen dan meningkatkan partisipasi aktif dalam setiap agenda yang telah ditetapkan. “Mulai minggu depan, saya akan melakukan evaluasi terhadap tingkat kepatuhan para kepala instansi dan unit kerja dalam pelaksanaan kegiatan SSJ,” tegasnya. Melalui implementasi program “Sabtu Sehat Juara”, Pemerintah Kecamatan Angkona berharap tercipta lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Kas) Related Posts:Bapenda Lutim Tuntaskan Sosialisasi PBJT, Pajak…Kepemimpinan dan Amanah Rakyat, Wabup Lutim Ikuti…Safari Ramadhan Pemkab Luwu Timur di Tomoni Timur…Safari Ramadhan Pemkab Luwu Timur di Angkona, Wabup…Kecamatan Angkona Rutin Gelar Sabtu Sehat Juara…Sekda Lutim Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Penyerahan SK… Navigasi pos PEMERINTAH KABUPATEN LUWU TIMUR PERKUAT INTERVENSI SEKTOR PERIKANAN MELALUI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI