ANGKONA , FAKJUR— Masyarakat Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, antusias mengikuti Safari Sabtu Sehat Juara (SSJ) bersama Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler di Lapangan Kecamatan Angkona, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris Daerah, jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD Luwu Timur Muh. Iwan, para guru, pelajar SD dan SMP, kepala desa, mahasiswa KKN serta masyarakat Kecamatan Angkona.
Safari SSJ di Angkona merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Tomoni dan Kecamatan Wotu.
Antusiasme masyarakat membuat kegiatan berlangsung semarak. Selain menjadi ruang untuk berolahraga bersama, SSJ menjadi sarana mempererat interaksi dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengatakan SSJ dirancang untuk mendorong masyarakat menjaga kebugaran sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.
“SSJ bukan sekadar olahraga. Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi dan memberikan peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan,” kata Irwan.
Usai kegiatan SSJ, Bupati Irwan menyerahkan lima unit sepeda motor kepada penyuluh keagamaan untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Irwan menegaskan kendaraan tersebut merupakan kendaraan dinas yang digunakan untuk menunjang tugas, bukan menjadi milik pribadi. Ia meminta para penerima menjaga dan merawat kendaraan tersebut dengan baik.
Selain olahraga, kegiatan SSJ di Angkona juga dirangkaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim medis UPT Puskesmas Angkona.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.
UMKM Ikut Merasakan Dampak SSJ
Camat Angkona Putu Gede Sudarsana mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, SSJ memberikan manfaat tidak hanya dari sisi kebugaran dan interaksi sosial, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Safari SSJ memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM. Kehadiran masyarakat membuat penjualan kuliner dan minuman meningkat,” ujar Putu Gede.
Hal serupa disampaikan Eka, salah seorang pelaku UMKM yang berjualan di lokasi kegiatan. Ia mengaku terbantu dengan ramainya masyarakat yang menghadiri SSJ.
“Jualan kami cepat habis dan omzet bertambah. Kegiatan seperti ini sangat membantu pelaku UMKM. Semoga SSJ terus dilaksanakan setiap Sabtu,” kata Eka.
Pelaksanaan Safari SSJ di Angkona menunjukkan bahwa kegiatan olahraga masyarakat dapat dikembangkan menjadi ruang bersama yang menggabungkan aspek kesehatan, silaturahmi, pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi lokal. (kAS)






