Maret 3, 2026

Mengintip  Padatnya Agenda Camat Tomoni Timur Bulan Februari : Dari MTQ hingga Meninjau Tanggul Jebol

Biru dan Emas Tradisional Marhaban Ya Ramadhan Konten Facebook

Tomoni Timur, Bulan Februari 2026 menjadi bulan yang nyaris tanpa jeda bagi Camat Tomoni Timur. Dalam 28 hari, tercatat 56 agenda kegiatan dijalani, membentang dari urusan keagamaan, pemerintahan, sosial kemasyarakatan, hingga respons kebencanaan.

Secara kuantitatif, jumlah ini memang sedikit menurun dibanding Januari 2026 yang mencapai 76 kegiatan. Namun penurunan tersebut bukan berarti ritme pelayanan melambat. Fluktuasi agenda merupakan bagian dari dinamika pemerintahan, terlebih Februari difokuskan pada satu agenda besar yakni menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI Kabupaten Luwu Timur.

Dua pekan pertama menjadi fase paling padat. Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI Kabupaten Luwu Timur menyedot energi dan perhatian. Sejak awal bulan, Camat terlibat dalam rapat pemantapan, peninjauan lokasi, hingga mendampingi Wakil Bupati meninjau kesiapan panggung dan arena lomba.

Pada 8 Februari, Lapangan Batara Guru Kertoraharjo menjadi pusat denyut kegiatan. Pawai ta’aruf digelar, pembukaan MTQ berlangsung meriah, dan koordinasi lintas sektor berjalan intens. Sehari berselang, Camat membuka lomba Qasida Rebana antar majelis taklim, sekaligus mendampingi Dewan Hakim mengunjungi enam titik perlombaan.

Puncak intensitas tercatat pada 9 Februari, dengan empat agenda dalam satu hari. Dari pemantauan kebersihan lokasi MTQ, kunjungan ke tempat lomba, hingga jamuan santap siang Dewan Hakim di rumah jabatan camat semuanya berlangsung dalam ritme cepat.

“MTQ bukan sekadar lomba, tetapi momentum memperkuat ukhuwah dan pembinaan generasi Qurani di tingkat kecamatan,” ujar Camat Tomoni Timur, yulius di sela kegiatan.

Namun Februari tak hanya tentang MTQ. Di sela agenda besar itu, Camat tetap hadir dalam ibadah Minggu di GPIL Margomulyo dan Gereja Toraja Jemaat Rama Pattengko, menghadiri pemakaman warga di Pattengko dan Cendana Hitam Timur, serta mengikuti kegiatan Sabtu Sehat dan Jumat Bersih Juara.

Pada 19 Februari, perhatian beralih pada persoalan infrastruktur. Camat meninjau tanggul jebol di Desa Alam Buana bersama unsur kepolisian sektor setempat. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan langkah penanganan dan koordinasi lintas instansi berjalan cepat, mengingat tanggul tersebut vital bagi lahan pertanian warga.

Memasuki pekan terakhir, fokus bergeser pada penguatan kelembagaan dan perencanaan pembangunan. Rapat Forum Lintas Perangkat Daerah, Musrenbang Perempuan dan Anak Tahun 2027 di Malili, hingga pembentukan pengurus LPTQ Kecamatan Tomoni Timur menjadi bagian dari agenda strategis.

Pada 27 Februari, dalam satu hari, Camat memimpin rapat pembentukan LPTQ, menandatangani surat-surat dinas dari desa, dan menghadiri syukuran satu tahun kepemimpinan Bupati–Wakil Bupati Kabupaten Luwu Timur.

Rekapitulasi menunjukkan dua minggu pertama menyumbang lebih dari separuh total agenda bulanan. Selebihnya, ritme kegiatan tetap stabil di kisaran satu hingga tiga agenda per hari.

Februari di Tomoni Timur menegaskan satu hal bahwa kerja pemerintahan di tingkat kecamatan bukan semata administrasi, melainkan kehadiran. Hadir di ruang rapat, di lapangan, di rumah ibadah, hingga di lokasi tanggul yang retak diterpa arus. Di sanalah denyut pelayanan publik diuji dan dijalani. (#)