Luwu Timur (Fakjur) – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari upaya membentuk karakter dan kreativitas peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Luwu Timur jenjang SD dan SMP negeri maupun swasta yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Selasa (19/5). Kegiatan yang mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” itu dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Askar, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur. Dalam sambutannya, Askar mengatakan bahwa FLS3N merupakan wadah strategis untuk mengembangkan bakat siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui ekspresi seni dan sastra. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang kreatif, percaya diri, dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. “Melalui ajang ini diharapkan lahir peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan seni, sikap sportif, dan kemampuan berkreasi yang baik,” katanya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi tersebut sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri, terlepas dari hasil yang diperoleh dalam perlombaan. “Yang terpenting adalah semangat untuk berkarya, berlatih disiplin, dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Umum FLS3N Kabupaten Luwu Timur, Irmal Gunawan, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang yang efektif untuk menemukan sekaligus membina talenta-talenta muda di bidang non-akademik. Ia mengatakan bahwa selama ini perhatian terhadap prestasi akademik cukup besar, sehingga kegiatan seperti FLS3N menjadi momentum penting untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan kemampuan seni dan sastra peserta didik. “Melalui FLS3N kita dapat melihat banyak potensi anak yang layak dibina untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Irmal berharap peserta terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten nantinya mampu mewakili Kabupaten Luwu Timur dan meraih prestasi pada tingkat provinsi hingga nasional. Kegiatan FLS3N 2026 berlangsung selama dua hari, 19-20 Mei 2026, dengan mempertandingkan delapan cabang lomba, meliputi ansambel musik, musik tradisional, mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, tari kreasi, menyanyi solo, dan pantomim. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru pendamping, serta ratusan peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Luwu Timur. (Kas) Related Posts:Bupati Irwan: Program Pejuang Subuh Diharapkan…Bupati Irwan Minta Peserta Mandalish Serius Belajar…Siswa SDN 174 Gunung Sari Raih Juara II Lomba…Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanPerkuat Kinerja Pelayanan Publik, Bupati Irwan…Kepemimpinan dan Amanah Rakyat, Wabup Lutim Ikuti… Navigasi pos Upacara HKN di Angkona Berlangsung Khidmat, Camat Soroti Disiplin ASN hingga Bijak Bermedia Sosial Kick Off Program ELEVATE Jadi Langkah Awal Kolaborasi Lintas Sektor Berdayakan Perempuan di Luwu Timur