Malili, Fakjur – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tomoni Timur, drg. Elizabeth Murniati, Sp.KG, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kecamatan Tomoni Timur dalam kegiatan Sosialisasi Literasi Masyarakat dan Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (9/6/2026). Pengukuhan dilakukan oleh Bunda Literasi Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, dan disaksikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama para kepala perangkat daerah, pengurus TP PKK, Bunda Literasi kecamatan dan desa, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan literasi. Dalam kegiatan tersebut, selain mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan Tomoni Timur, juga dilakukan pengukuhan Bunda Literasi dari 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur serta Bunda Literasi desa dan kelurahan dari seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas gerakan literasi hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan keluarga. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk memperkuat budaya literasi masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Lomba Membaca Nyaring (Read Aloud) PKK Tahun 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi TP PKK Kabupaten Luwu Timur dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur. Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengajak seluruh Bunda Literasi yang baru dikukuhkan untuk menjadi agen perubahan dan penggerak budaya baca di wilayah masing-masing. Menurutnya, gerakan literasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang mampu meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda. “Keberadaan Bunda Literasi harus memberi dampak nyata di tengah masyarakat. Jadilah penggerak yang mampu menghadirkan kegiatan literasi di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Irwan. Ia juga menekankan pentingnya peran para ibu dalam mendampingi anak-anak menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Menurutnya, keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kebiasaan belajar anak. Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, mengatakan bahwa pengukuhan Bunda Literasi tingkat kecamatan dan desa merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. Ia berharap para Bunda Literasi yang telah dikukuhkan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan budaya membaca, belajar, dan berbagi pengetahuan di lingkungan masing-masing. “Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Karena itu, peran Bunda Literasi sangat strategis dalam menanamkan budaya membaca sejak dini dan membangun generasi yang cerdas serta berkarakter,” ungkapnya. Dengan dikukuhkannya Bunda Literasi dari 11 kecamatan serta desa dan kelurahan se-Kabupaten Luwu Timur, diharapkan gerakan literasi semakin berkembang dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat demi terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Kas) Related Posts:Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanHUT ke-23 Luwu Timur Dihujani Kado Istimewa, Menteri…Bupati Luwu Timur Kukuhkan dr. Ani Nurbani Irwan…Perkuat Kinerja Pelayanan Publik, Bupati Irwan…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,…dr. Ani Lantik Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan… Navigasi pos 112 Resmi Diluncurkan di Luwu Timur, Cukup Satu Nomor untuk Akses Bantuan Darurat