Tadi Malam (10/06) , langit kota Malili tampak cerah. Ribuan lampu dari panggung utama memantulkan warna-warni cahaya ke wajah puluhan ribu warga yang memadati Lapangan Pendidikan. Dari berbagai penjuru Kabupaten Luwu Timur, bahkan dari Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara, masyarakat datang dengan satu tujuan yang sama: menikmati malam penutupan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Ketika nama Juan Reza diumumkan pembawa acara, riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton langsung pecah. Musisi asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu melangkah ke atas panggung dengan senyum khasnya, menyapa lautan manusia yang telah menunggu sejak sore hari. Panggung hiburan dalam rangka HUT ke-23 Luwu Timur,seketika berubah menjadi pesta rakyat yang hangat dan penuh kegembiraan. Alunan musik mulai terdengar. Tak butuh waktu lama, penonton larut dalam suasana. Lagu-lagu yang dibawakan Juan Reza mengalun bergantian, mengajak masyarakat bernyanyi bersama. Saat sejumlah lagu hits bernuansa timur dibawakan, ribuan tangan terangkat ke udara mengikuti irama musik yang menggema di seluruh area Lapangan Pendidikan. Puncak kemeriahan terjadi ketika Juan Reza membawakan lagu andalannya, “Tabola Bale”. Sejak intro lagu terdengar, ribuan penonton langsung bersorak dan ikut menyanyikan setiap bait lagu yang sudah begitu akrab di telinga masyarakat. Di atas panggung kehormatan, suasana tak kalah meriah. Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Ketua TP PKK Luwu Timur dr.Andi Nurbani Irwan tampak ikut bernyanyi dan bergoyang mengikuti irama lagu bersama ribuan penonton. Momen itu sontak menjadi perhatian masyarakat yang mengabadikannya melalui telepon genggam masing-masing. Tak ada lagi sekat antara panggung, pejabat, dan masyarakat. Semua larut dalam kegembiraan yang sama. Musik menjadi bahasa yang menyatukan, menghadirkan suasana hangat di tengah perayaan hari jadi daerah. Di tengah kerumunan, terlihat anak-anak yang duduk di pundak orang tuanya, kelompok remaja yang bernyanyi sambil merekam momen, hingga para orang tua yang menikmati pertunjukan dari sisi lapangan. Semua menyatu dalam suasana kebersamaan yang jarang ditemui dalam keseharian. Juan Reza tampak berusaha memberikan penampilan terbaiknya. Beberapa kali ia mengajak penonton bernyanyi bersama, menciptakan interaksi yang membuat jarak antara panggung dan penonton seolah menghilang. Malam itu bukan sekadar konser. Ia menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang yang berkumpul merayakan usia ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Di deretan kursi tamu undangan tampak hadir Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Puspawati Husler, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dr. Ani Nurbani, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda. Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, perayaan hari jadi bukan hanya tentang mengenang perjalanan daerah, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Juan Reza menjadi salah satu hadiah hiburan bagi warga yang selama beberapa hari sebelumnya telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-23, mulai dari festival budaya, olahraga, pameran pembangunan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Menjelang akhir penampilannya, suasana lapangan justru semakin semarak. Penonton kompak bernyanyi bersama, menciptakan paduan suara raksasa yang menggema di jantung Kota Malili. Momen itu menjadi penutup yang manis bagi rangkaian perayaan hari jadi daerah. Ketika lagu terakhir berakhir dan lampu panggung mulai meredup, ribuan warga perlahan meninggalkan lokasi dengan wajah penuh kepuasan. Mereka pulang membawa kenangan tentang sebuah malam yang meriah, malam ketika musik, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap daerah bertemu dalam satu perayaan. Di usia ke-23 tahun, Luwu Timur tidak hanya merayakan perjalanan pembangunan. Daerah ini juga merayakan kebersamaan warganya, yang malam itu bersatu dalam sukacita di bawah langit Malili. (Kas) Related Posts:HUT ke-23 Luwu Timur Dihujani Kado Istimewa, Menteri…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,…Pelukan Terakhir di Pratama Widyalaya Sri GaneshaPuncak HUT ke-23 Luwu Timur, Bupati Irwan Ajak Semua…Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanKetua TP PKK Tomoni Timur Dikukuhkan sebagai Bunda… Navigasi pos Ketua TP PKK Tomoni Timur Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kecamatan