Luwu Timur,Fakjur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkop) menggelar Sosialisasi Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) bagi pelaku UMKM di Aula Kantor Disdagkop, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan dibuka Kepala Disdagkop Luwu Timur, Senfry Oktavianus, yang mengapresiasi tingginya antusiasme para pelaku UMKM mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait standar pelabelan dan pengemasan produk sesuai ketentuan yang berlaku.

“Produk dalam kemasan harus memenuhi ketentuan pelabelan agar memiliki daya saing dan memberikan perlindungan kepada konsumen,” ujar Senfry.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional IV Kementerian Perdagangan, Monika Morin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya metrologi legal dalam menjamin kebenaran ukuran, berat, maupun isi bersih suatu produk yang diperdagangkan.

Menurut Monika, setiap pelaku usaha yang memproduksi atau mengemas barang wajib memastikan kuantitas produk sesuai dengan informasi yang tercantum pada label. Ketidaksesuaian antara isi dan label dapat merugikan konsumen sekaligus menurunkan kepercayaan pasar terhadap produk UMKM.

“Pelabelan yang benar bukan hanya memenuhi aturan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan UMKM,” katanya.

Ia menambahkan, masih ditemukan produk UMKM yang belum memenuhi ketentuan pelabelan BDKT. Karena itu, sosialisasi dan pengawasan perlu dilakukan secara berkala agar pelaku usaha semakin memahami standar yang ditetapkan pemerintah.

Salah seorang peserta, Agnes, pelaku UMKM asal Wasuponda, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan produk hingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop Luwu Timur, Idariati Lainus, berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas kemasan dan pemasaran produk mereka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap produk-produk UMKM lokal semakin memenuhi standar nasional sehingga mampu meningkatkan daya saing dan nilai jual di pasar yang lebih luas. (Kas)

By admin