LUWU TIMUR,FAKJUR — Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur mendukung langkah Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Luwu Timur melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K., S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi tersebut saat ditemui di sela kegiatan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat, 21 Agustus 2026.

Raoda mengatakan edukasi tentang bahaya narkoba perlu diberikan kepada pelajar secara berkelanjutan. Menurut dia, pemahaman sejak dini dapat menjadi salah satu benteng bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kami menyambut positif sosialisasi tersebut. Edukasi seperti ini sangat perlu diberikan kepada siswa-siswi agar mereka memahami bahaya narkotika,” kata Raoda.

Ia menilai kegiatan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Luwu Timur merupakan bagian dari upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Raoda mengatakan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, mendukung langkah kepolisian masuk ke lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman langsung kepada pelajar.

“Kami mendukung Satres Narkoba Polres Luwu Timur menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Menurut Raoda, pendekatan edukatif penting karena pelajar perlu mengetahui tidak hanya bahaya narkoba, tetapi juga cara mengenali potensi penyalahgunaan dan menghindari pengaruh lingkungan yang dapat membawa mereka pada penggunaan narkotika.

Dalam pelaksanaan sosialisasi, para guru dan siswa disebut menunjukkan antusiasme. Mereka mendapatkan informasi mengenai dampak penyalahgunaan narkoba serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah diri dari pengaruh buruk narkotika.

Raoda kembali menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah di Luwu Timur.

“Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif, terutama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” kata Raoda.

Bagi Dinas Pendidikan, pencegahan narkoba membutuhkan kerja bersama. Sekolah, orang tua, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat perlu membangun lingkungan yang mampu melindungi pelajar dari ancaman narkotika. (Kas)

By admin