LUWU TIMUR,FAKJUR — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berlangsung di ruang publik. Di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, para aparatur sipil negara (ASN) ikut merayakannya dengan sejumlah perlombaan yang mengundang tawa.

Kegiatan berlangsung Jumat, 21 Agustus 2026, dan dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K., S.Pd., M.Si. Sejumlah kepala bidang dan ASN di lingkungan dinas turut ambil bagian.

Lomba-lomba tersebut dikemas sederhana, tetapi penuh suasana kekeluargaan. Para peserta saling beradu kecepatan, keseimbangan, dan kekompakan. Tawa sesama pegawai pecah ketika peserta harus mengikuti permainan yang membutuhkan kerja sama.

Raoda mengatakan kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Menurut dia, momentum HUT RI juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat tekad membangun daerah.

“HUT RI bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk merenungkan perjuangan para pahlawan dan mengokohkan tekad kita dalam membangun Luwu Timur dan Indonesia yang lebih baik,” kata Raoda.

Ia mengatakan persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Karena itu, lomba dikemas dengan konsep sederhana agar seluruh ASN dapat ikut berpartisipasi.

“Persiapannya memang waktunya cukup mepet. Semoga kegiatan ini bisa menghibur,” ujarnya.

Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain balap sarung, dar-dir-dor, makan cokelat berpasangan dengan mata tertutup, mengeluarkan benda dari kotak kemudian mengikatnya di pinggang, jalan zig-zag, estafet pipet, injak balon, hingga sambung lirik.

Tidak semua permainan mengandalkan kecepatan. Beberapa lomba justru menguji koordinasi dan kerja sama antarpeserta.

Menurut Raoda, hal tersebut menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan. Perlombaan diharapkan mempererat persaudaraan antara pimpinan dan staf sekaligus membangun kekompakan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Tujuannya untuk mempererat rasa persaudaraan, menunjukkan kerja sama yang baik dari semua, dan menjalin kekompakan,” katanya.

Raoda mengapresiasi seluruh ASN yang ikut terlibat. Menurut dia, antusiasme pegawai menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dalam suasana sederhana sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan kerja.

Ia berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan. Semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air, kata dia, perlu diterjemahkan melalui pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan tetap berlangsung meriah dan penuh makna, serta mampu menggugah semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air,” ujar Raoda.

Bagi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, kemerdekaan bukan hanya soal mengenang masa lalu. Semangat itu juga menjadi dorongan untuk memperkuat kerja bersama dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan di daerah. (Kas)

By admin