LUWU TIMUR.FAKJUR-Tanggal 10 Oktober 2026 pada malam penutupan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas),di Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur,Bupati Ir. Irwan Bachri Syam menyampaikan laporan kepada Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr.Ferry Juliantono S.E.,AK.M.Si,mengenai kemajuan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Malam penutupan tersebut di hadiri oleh Menteri Koperasi RI Dr.Ferry Juliantono,Gubernur Sulawesi-selatan Andi Sudirman Sulaeman,wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati dan Kepala Dinas peserta kontingen dari 24 Kabupaten/Kota ,Ketua DPRD Luwu Timur beserta anggota,Kapolres Luwu Timur,Para camat,kepala desa,dan para tamu undangan dan tokoh masyarakat.
Bupati Luwu Timur Ir.Irwan,melaporkan bahwa seluruh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan jajaran pemerintah dan masyarakat,menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada Bapak Menteri atas kehadiran di Kabuaten Luwu Timur,yang sejak tiba di Kabupaten Luwu Timur memberikan kehangatan yang luar biasa kepada kami saat tiba di Bandar Udara Sorowako.Setelah itu melanjutkan kunjungan ke Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,di Desa Sorowako.
Bupati Irwan berharap agar bisa memberikan masukan-masukan kepada pengurus Koperasi Merah Putih Kabupaten Luwu Timur.Dalam laporannya,Bupati Luwu Timur Irwan,menyampaikan bahwa kehadiran dari bapak ibu peserta kontingen dari Kabupaten/Kota,inilah makna yang sesungguhnya,dari sebuah kegiatan ekonomi.Penyelenggaraan ini didukung pemerintah provinsi Sulawesi-selatan,pemerintah daerah Kabuaten Luwu Timur,dan PT.Vale Indonesia.Sebagai mitra utama dan dunia usaha lainnya.
Sejalan dengan semangat Asacita Bapak Presiden kita ingin memastikan bahwa kekayaan daerah membuka jalan bagi semakin banyak warga untuk hidup sejahtera.Disinilah koperasi mempunyai peran penting .Koperasi menjadi wadah untuk menyatukan potensi,memperkuat daya tawar,dan membangun kesejahteraan melalui semangat kebersamaan .Di Kabupaten Luwu Timur,kami menumbuhkan potensi desa,produksi masyarakat,BUMDes dan BUMDesma,UMKM,Koperasi Desa Merah Putih,serta pasar dalam satu rantai usaha yang terintegrasi.
Upaya ini kami dorong melalui program PANDU JUARA yakini Pembangunan desa Unggul Maju dan Sejahtera seperti apa yang kita disaksikan di layar tadi .Dan rantai usaha tersebut petani,nelayan,kelompok usaha dan UMKM,menjadi pelaku utama produksi BUMDes dan BUMDesma,berperan mengorganisir usaha desa dan kerja sama desa antara desa,termasuk penyediaan sarana produksi serta pengolahan hasil.
Selanjutnya,Koperasi Desa Merah Putih mendorong menjadi penyerap hasil produksi,opteker sekaligus penghubung dengan pembeli akhir.Kemudian kemitraan antara BUMdes,BUMdesma dan koperasi,dibangun melalui kesepakatan usaha yang transparan dengan pembagian peran dan manfaat yang jelas.Untuk mendukung usaha tersebut pada tahap awal,pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengalokasikan bantuan keuangan khusus sebesar Rp.2 miliar perdesa bagi 33 desa yang sejak tahun kemarin menjadi desa percontohan untuk program PANDU JUARA dengan lima Komoditi yang ada saat ini.Dukungan ini diarahkan untuk akan mengembangkan usaha produktif dan memperkuat rante usaha,akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Komitmen membangun Koperasi terus kami wujutkan melalui kerja nyata dari 128 desa dan kelurahan pembangunan fisik,Kopersi desa kelurahan merah putih telah rampung di 77 desa dan kelurahan.Sementara 6 lainnya masih di dalam proses pembangunan.Alhamdulillah sebanyak 68 koperasi telah menerima kendaraan operasional,untuk mendukung distribusi barang dan hasil serta menghubungkan sentra produksi dengan pasar.
Dan sementara saat ini koperasi ada 10 koperasi menunggu proses previkasi untuk tahap selanjutnya.Perlu kami sampaikan kepada Bapak Menteri bahwa besar harapan kami di Kabupaten Luwu Timur KDMP ini bisa khusus izinkan saya menyampaikan juga terimakasih kepada masyarakat Sorowako,karena telah memberikan pelayanan (#)






