LUWU TIMUR,Fakjur – Upaya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada peran kader yang mendampingi masyarakat hingga tingkat desa. Karena itu, evaluasi terhadap kinerja kelompok kegiatan (Poktan) Keluarga Berencana (KB) dinilai penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan Tim Penilai Lomba Poktan Kader KB dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur ke Kecamatan Angkona, Senin (6/7/2026). Dalam penilaian tahun ini, Kecamatan Angkona mengikutsertakan lima kelompok yang mewakili masing-masing kategori, yakni Bina Keluarga Balita (BKB) Harapan Baru Desa Lamaeto, Bina Keluarga Lansia (BKL) Panjang Umur Desa Tawakua, Bina Keluarga Remaja (BKR) Melati Desa Maliwowo, PIK Remaja SPENTIGA Desa Watangpanua, serta UPPKA Asoka Desa Tampinna. Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, mengatakan kegiatan tersebut hendaknya tidak dipandang semata sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai proses evaluasi terhadap kualitas layanan yang telah diberikan kader kepada masyarakat. Menurutnya, hasil penilaian dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mengetahui aspek yang sudah berjalan baik maupun yang masih perlu diperbaiki dalam pembinaan keluarga di tingkat desa. “Penilaian ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mengukur kualitas pelayanan para kader sekaligus memperoleh masukan guna meningkatkan pembinaan keluarga di Kecamatan Angkona,” ujar Putu Gede. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Poktan KB yang selama ini aktif mendampingi masyarakat melalui berbagai program, mulai dari pembinaan keluarga balita, remaja, hingga lansia serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Menurutnya, keberadaan kader menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kecamatan Angkona berharap seluruh kelompok yang mengikuti penilaian dapat menampilkan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan di desa masing-masing. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok lain untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Melalui proses evaluasi tersebut, pembinaan keluarga di Kecamatan Angkona diharapkan semakin berkembang sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan daerah. (Kas) Related Posts:DPPKB Luwu Timur Gelar Sosialisasi “Menjadi Orang…Desa Kertoraharjo Raih Skor Konvergensi 99,61…Desa Lamaeto Gelar Rembug Stunting, Perkuat Komitmen…Luwu Timur di Antara Isu Negatif dan Fakta PembangunanHari Keenam Penilaian KKS Lutim, Towuti dan…Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Tambah Bonus… Navigasi pos Piodalan di Pura Pasek Gelgel Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan Warga di Angkona Dukung Pelayanan hingga Pelosok, Pemkab Luwu Timur Fasilitasi Mobilitas 98 Petugas Keagamaan