LUWU TIMUR,FAKJUR – Pelayanan keagamaan di tingkat desa dinilai membutuhkan dukungan yang tidak hanya bersifat pembinaan, tetapi juga fasilitas yang menunjang mobilitas para petugas. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyerahkan bantuan kendaraan roda dua kepada 98 petugas keagamaan yang bertugas di berbagai wilayah.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler kepada 11 perwakilan penerima pada malam puncak Bupati Awards 2026 di Lapangan Pendidikan, Malili, Senin (8/6/2026).

Program ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebagai bentuk dukungan terhadap petugas keagamaan yang selama ini berperan membina kehidupan spiritual, memperkuat kerukunan umat beragama, serta mendampingi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Bupati Irwan Bachri Syam mengatakan, keberadaan petugas keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan dukungan yang dapat mempermudah pelaksanaan tugas mereka di lapangan.

Salah seorang penerima bantuan, Ketut Sendra, Pinandita Mangku Dirga dari Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, mengaku kendaraan tersebut akan sangat membantu mobilitasnya dalam menjalankan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian yang diberikan. Semoga Luwu Timur semakin maju dan semakin banyak petugas keagamaan yang dapat merasakan manfaat dari program seperti ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ustad Darno, Imam Masjid Al-Khairat di Desa Manurung, Kecamatan Malili, yang telah mengabdi sekitar dua dekade. Menurutnya, bantuan kendaraan akan mempermudah aktivitas pelayanan sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para petugas keagamaan.

“Kami sangat bersyukur karena kendaraan ini akan memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan perhatian pemerintah terhadap petugas keagamaan terus berlanjut,” katanya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap para petugas keagamaan dapat menjangkau masyarakat dengan lebih efektif, memperkuat pembinaan keagamaan, serta terus menjaga kerukunan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan kehidupan sosial di Bumi Batara Guru. (Kas)

By admin