LUWU TIMUR,Fakjur – Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, secara resmi membuka pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Kecamatan Angkona Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai desa umat Hindu se-Kecamatan Angkona tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan itu Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Luwu Timur, pengurus dan Ketua PHDI Kecamatan Angkona, tokoh agama Hindu, kepala desa, guru pembina, orang tua peserta, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Putu Gede Sudarsana menegaskan bahwa Utsawa Dharma Gita bukan sekadar kompetisi membaca dan melantunkan kitab suci, melainkan sarana pembinaan mental, moral, dan spiritual bagi generasi muda Hindu.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini agar generasi muda tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berlandaskan ajaran Dharma.

“Melalui Utsawa Dharma Gita ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan spiritual yang kuat sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman,” kata Putu Gede.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menuntut generasi muda memiliki fondasi nilai yang kokoh agar mampu menyaring pengaruh negatif tanpa kehilangan jati diri dan budaya yang diwariskan para leluhur.

Pada kesempatan tersebut, Camat Angkona juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Dharma Gita Kabupaten Luwu Timur, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Angkona, panitia pelaksana, pengurus PHDI desa, para guru pembina, serta orang tua peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan UDG merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai agama dan budaya Hindu di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Utsawa Dharma Gita sebagai ajang belajar dan mempererat persaudaraan antargenerasi muda Hindu di Kecamatan Angkona.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah semangat belajar, berproses, mengembangkan kemampuan diri, serta menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putu Gede berharap melalui seleksi tingkat kecamatan tersebut akan lahir peserta-peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Angkona pada ajang Utsawa Dharma Gita Tingkat Kabupaten Luwu Timur yang dijadwalkan berlangsung di Desa Pepuro Barat pada Juli 2026 mendatang.

Dengan mengucapkan “Om Awighnam Astu Namo Siddham”, Camat Angkona secara resmi membuka pelaksanaan Utsawa Dharma Gita Tingkat Kecamatan Angkona Tahun 2026.

Pembukaan kegiatan disambut antusias para peserta dan masyarakat yang hadir. Selain menjadi ajang seleksi, Utsawa Dharma Gita juga diharapkan menjadi wadah pelestarian nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kearifan lokal yang terus diwariskan kepada generasi penerus Hindu di Kabupaten Luwu Timur. (Kas)

By admin