Wotu(fakjur) — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM resmi membuka kegiatan Expo UMKM 2026 di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan bertajuk “Bawalipu Bersatu, Berkarya, Berdampak” itu digelar di kawasan Pelabuhan Wotu dan merupakan kolaborasi mahasiswa KKN-T Angkatan IX Posko 3 Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) bersama Karang Taruna Desa Bawalipu. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, dalam sambutannya mengapresiasi mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut. Menurut dia, kegiatan expo menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memperluas pasar produk lokal. “Expo seperti ini sangat membantu pelaku usaha. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia mengatakan, pemerintah saat ini terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai regulasi dan program dukungan, termasuk rencana bantuan permodalan bagi pelaku usaha yang dinilai layak dan memiliki usaha aktif. Menurut Senfry, bantuan pemerintah harus diberikan secara tepat sasaran melalui proses verifikasi usaha di lapangan. “Kalau memang ada usahanya dan berkembang, tentu pemerintah akan memperhatikan dan membantu. Tetapi semua harus melalui pengecekan agar program bantuan benar-benar tepat sasaran,” katanya. Ia juga menilai konsep holding UMKM penting untuk diterapkan guna memperkuat rantai pasok industri dan meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah. Melalui kegiatan expo tersebut, para pelaku usaha lokal menampilkan beragam produk olahan khas daerah hasil pendampingan mahasiswa KKN bersama masyarakat Desa Bawalipu. Beberapa produk yang dipamerkan antara lain olahan otak-otak goreng berbahan ikan caredi, dimsum ikan bandeng, kue kering berbahan rumput laut, minuman smoothies buah naga campur rumput laut, hingga risol isi ikan tongkol dan sayuran. Produk-produk tersebut dinilai menjadi bukti bahwa UMKM lokal memiliki potensi untuk berkembang dan bersaing dengan produk dari daerah lain. “Melalui expo ini, UMKM ingin menunjukkan bahwa produk lokal Luwu Timur memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk daerah lain,” ujar Senfry. Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah, aparat Kecamatan Wotu, pemerintah Desa Bawalipu, mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo, serta masyarakat setempat. Expo UMKM tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan ekonomi desa sekaligus memperluas jejaring pemasaran produk-produk lokal Luwu Timur. (Kas) Related Posts:Luwu Timur Tuan Rumah Harkopnas ke-79, Raih…Terima 10 Mahasiswa KKN Unismuh Palopo, Camat Tomoni…Lindungi Petani dari Praktik Curang,Pemkab Luwu…Warga Desa Bahari Kecamatan Wotu Kembangkan UKM Abon…Wabup Luwu Timur Hadiri Rakorda Pembentukan Koperasi…1.024 Pengurus Koperasi Merah Putih Resmi Dikukuhkan… Navigasi pos Diguyur Hujan, Semangat Warga Meriahkan Sabtu Sehat Juara di Angkona Tak Surut Diguyur Gerimis, Semangat Warga Tomoni Timur Ikuti Sabtu Sehat Juara Tetap Tinggi