MALILI, Fakjur— Antusiasme masyarakat memadati bantaran Sungai Malili pada hari kedua penyelenggaraan Lomba Perahu Naga dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin (1/6/2026). Ribuan penonton dari berbagai daerah hadir menyaksikan persaingan para atlet dayung yang berlangsung sengit sekaligus menikmati suasana Festival Sungai Malili.

Selain menjadi tontonan yang menarik, ajang tersebut turut membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka stan di sekitar lokasi kegiatan. Ramainya pengunjung mendorong peningkatan aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat, mengatakan bahwa lomba perahu naga tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT ke-23 Luwu Timur, tetapi juga menjadi sarana pembinaan olahraga dayung di daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga,” kata Safaat.

Menurut dia, nilai utama yang ingin ditanamkan dalam perlombaan tersebut adalah sportivitas dan semangat persaudaraan. Kemenangan memang menjadi target setiap peserta, namun yang lebih penting adalah terjalinnya hubungan yang semakin erat antarkomunitas dan masyarakat.

“Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan yang terbangun melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Setelah melalui serangkaian pertandingan penyisihan, empat tim berhasil memastikan tempat di babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (2/6/2026). Keempat tim tersebut adalah Ayam Nakal Burau, PPS-27, Granat, dan Orion.

Safaat mengajak masyarakat untuk kembali hadir menyaksikan partai puncak sekaligus memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.

“Final besok dipastikan berlangsung menarik. Kami mengundang masyarakat untuk datang menyaksikan sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Lomba Perahu Naga menjadi salah satu agenda utama dalam Festival Sungai Malili 2026 yang digelar sebagai rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Selain menghadirkan kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga menjadi ruang hiburan masyarakat serta wadah mempererat silaturahmi antarwarga.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur masyarakat turut hadir menyaksikan perlombaan, di antaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Baharuddin, unsur TNI dan Polri, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat. Dengan tingginya animo masyarakat, Festival Sungai Malili kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda wisata dan olahraga yang paling dinantikan di Luwu Timur. (Kas)

By admin