Jakarta (Fakjur) – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengarahkan pengembangan kawasan Danau Matano sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya berorientasi pada pariwisata, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diperkuat melalui audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (8/4/2026), guna mendorong dukungan pembangunan infrastruktur kawasan strategis.10 Rombongan Pemkab Lutim yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin, diterima oleh perwakilan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Muhammad Rizat. Dalam pertemuan tersebut, Andi Juana menegaskan bahwa pengembangan Danau Matano dirancang sebagai kawasan terpadu yang mampu menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui sektor pariwisata berbasis potensi lokal. “Pengembangan ini tidak hanya memperkuat daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari sektor kuliner, jasa wisata, hingga ekonomi kreatif,” ujarnya. Salah satu rencana strategis yang diajukan adalah pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) di kawasan Sumasang, Desa Sorowako. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan, yang mengintegrasikan fungsi rekreasi, olahraga, hingga ruang interaksi ekonomi. RTP tersebut akan dilengkapi berbagai sarana seperti taman, jalur jogging, area bermain anak, pusat kuliner, serta fasilitas pendukung wisata air yang memanfaatkan keindahan alami Danau Matano. Menurut Andi Juana, keberadaan fasilitas ini akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan hingga tumbuhnya usaha mikro masyarakat. “Danau Matano memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata sekaligus pusat ekonomi baru. Dengan pengelolaan yang terarah, kawasan ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya. Berdasarkan perencanaan Ditjen Cipta Karya, proyek RTP Sumasang telah masuk dalam Sistem Informasi Perencanaan Anggaran (SIPA) dengan estimasi anggaran sekitar Rp24 miliar dan ditargetkan menjadi prioritas pembangunan pada 2027. Pemerintah daerah optimistis, pengembangan kawasan Danau Matano akan menjadi titik balik dalam memperkuat sektor pariwisata Luwu Timur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah secara berkelanjutan. (Kas) Related Posts:Dorong Danau Matano Jadi Destinasi Unggulan, Pemkab…Konsultasi ke KemenPU, Pemkab Lutim Matangkan…Bupati Irwan Audiensi ke Kementerian PUPR, Bahas…Optimalkan Potensi Wisata, Pemkab Lutim Bangun…Bupati Irwan Audiensi dengan Wakil Menteri…Kepemimpinan dan Amanah Rakyat, Wabup Lutim Ikuti… Navigasi pos Wabup Puspawati Hadiri Paripurna LKPJ, Fraksi DPRD Apresiasi Capaian Pemda Lutim 2025 Disdikbud Lutim Dorong Pelajar Taat Hukum Melalui Program JMS