LUWU TIMUR , Fakjur – Berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur tidak hanya menjadi ajang hiburan dan olahraga bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah agenda yang berlangsung selama perayaan, mulai dari turnamen sepak bola, lomba perahu naga, Expo UMKM, pentas musik, hingga kirab Festival Budaya, berhasil menarik ribuan pengunjung dan menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di berbagai lokasi kegiatan.

Di sekitar arena pertandingan dan lokasi penyelenggaraan acara, puluhan pelaku UMKM tampak memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, minuman, kerajinan tangan, hingga berbagai kebutuhan pengunjung.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengatakan bahwa penyelenggaraan berbagai event daerah tidak hanya bertujuan meningkatkan semangat olahraga dan kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat.

Menurutnya, kolaborasi antara Disdagkop UKM, Dinas Pariwisata, serta pengurus PSSI Kabupaten Luwu Timur menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Olahraga tidak boleh dipandang dari aspek prestasi semata. Kegiatan olahraga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk menjadi bagian dari solusi penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong agar turnamen sepak bola maupun cabang olahraga lainnya dapat menjadi sumber pergerakan ekonomi baru di daerah ini,” ujar Senfry.

Ia menjelaskan, setiap penyelenggaraan event selalu menghadirkan peluang usaha baru bagi masyarakat. Kehadiran ribuan penonton dan peserta kegiatan menciptakan pasar yang secara langsung dimanfaatkan oleh para pedagang dan pelaku UMKM.

Tidak hanya sektor perdagangan, kegiatan tersebut juga berdampak pada meningkatnya aktivitas jasa, transportasi, hingga usaha kecil lainnya yang melayani kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Senfry menambahkan, selain menggerakkan ekonomi lokal, event olahraga dan Expo UMKM juga menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui pengembangan bakat dan prestasi di bidang olahraga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mencetak atlet-atlet potensial untuk masa depan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang tumbuh bersama. Karena itu, program-program seperti ini akan terus didorong dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Perayaan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur pun menjadi bukti bahwa sebuah event daerah dapat memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat semangat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Bagi para pelaku UMKM, keramaian yang tercipta selama rangkaian kegiatan menjadi peluang berharga untuk meningkatkan pendapatan, memperluas pasar, dan memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas olahraga, dan masyarakat, berbagai event yang digelar dalam rangka HUT ke-23 Luwu Timur diharapkan terus menjadi ruang produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat identitas daerah. (Kas)

By admin