Mamasa,Fakjur – Pelaksanaan Event Trail Jelajah Alam Wisata (Jelata) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian “Bulan Mamasa” ini berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai daerah. Sejumlah pelaku usaha, mulai dari pengelola hotel hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Mereka menilai, event ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan secara signifikan. Pengelola Hotel Kana’, Hj. Amma Neni, menyampaikan bahwa tingkat hunian kamar mengalami peningkatan drastis selama kegiatan berlangsung. “Kami menyampaikan terima kasih kepada panitia. Selama event berlangsung, kamar hotel hampir penuh, berbeda dengan hari-hari sebelumnya,” ujarnya, Senin (20/4/2026). Hal senada disampaikan Agus, pemilik Hotel Sajojo. Ia menyebutkan bahwa kegiatan berskala besar seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha perhotelan. “Dengan adanya event ini, tingkat hunian meningkat hingga penuh. Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” katanya. Dampak positif juga dirasakan pelaku UMKM. Puspita, salah satu pedagang di Kota Mamasa, mengaku penjualannya meningkat selama kegiatan berlangsung. “Pembeli cukup ramai, terutama dari peserta trail dan pengunjung. Kami berharap event seperti ini bisa terus digelar setiap tahun,” ujarnya. Sementara itu, panitia penyelenggara, Hery Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tantangan jalur trail, tetapi juga hiburan bagi peserta dan masyarakat. Salah satunya melalui penampilan musik sebagai bagian dari rangkaian acara. “Hiburan yang kami hadirkan merupakan bagian dari konsep event trail di berbagai daerah, sebagai sarana rekreasi bagi peserta setelah menempuh jalur,” jelasnya. Terkait dampak lintasan terhadap fasilitas umum, panitia memastikan telah melakukan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. “Kami telah melakukan perbaikan pada beberapa titik jalur yang terdampak. Ke depan, kami terbuka terhadap masukan masyarakat untuk penyempurnaan pelaksanaan event berikutnya,” tambah Hery. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran hiburan dalam bentuk penampilan DJ semata-mata untuk memberikan hiburan bagi peserta dan masyarakat, tanpa unsur lain di luar konteks kegiatan. Berdasarkan laporan panitia, sekitar 700 kendaraan trail dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya potensi Mamasa sebagai destinasi wisata petualangan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal secara langsung. (jum) Related Posts:Pemkab Luwu Timur Hadirkan Rumah Singgah di…Libur Lebaran, Objek Wisata di Luwu Timur Dipadati…Optimalkan Potensi Wisata, Pemkab Lutim Bangun…Bupati Irwan Audiensi dengan Wakil Menteri…Program Sabtu Sehat Juara Bupati Lutim Sukses Dongkrak UMKMAmplop Berisi Uang Pecahan Rp5.000 Diberikan ke… Navigasi pos Peringati Hari Kartini, PKK Tomoni Timur Bersama Puskesmas Perkuat Upaya Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Pemdes Manunggal Sambut Monev Kecamatan, Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan APBDes