Tomoni,Fakjur – Camat Tomoni Timur, Yulius menghadiri Seminar dan Sosialisasi “Pencegahan Pernikahan Dini, Wujudkan Generasi Emas yang Mandiri” yang diselenggarakan oleh DPC Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Luwu Timur di Gedung Serbaguna Kecamatan Tomoni, Minggu (19/07/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian roadshow yang dilaksanakan Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur. Pada pelaksanaan hari kedua tersebut, seminar diikuti oleh peserta yang berasal dari tiga kecamatan, yakni Tomoni, Tomoni Timur, dan Mangkutana, dengan melibatkan pelajar, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah. Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi, yakni Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan Irmawati Syahrir, Dr. Hisma Kahman, S.H., M.H., CIL selaku akademisi sekaligus praktisi hukum, Dr. Hj. Andi Riwarda, M.Pd. dari UIN Palopo dan Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Palopo, serta Ketua Pengadilan Agama Malili Mawir, S.H.Q., M.H.I. Para narasumber mengupas berbagai aspek pencegahan pernikahan dini, mulai dari perspektif hukum, pendidikan, kesehatan reproduksi, hingga nilai-nilai keagamaan dan perlindungan anak. Dalam kesempatan tersebut, Camat Tomoni Timur, menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur yang telah menghadirkan ruang edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya mencegah pernikahan usia dini. Menurutnya, upaya pencegahan pernikahan dini tidak dapat dibebankan kepada satu pihak semata, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan hingga tokoh agama. “Pernikahan dini bukan hanya persoalan usia, tetapi juga menyangkut kesiapan mental, pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi muda. Karena itu, saya mengapresiasi Srikandi Pemuda Pancasila yang terus mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk melindungi anak-anak dan menciptakan generasi yang lebih berkualitas,” ujar Camat Tomoni Timur . Ia menambahkan, edukasi yang diberikan kepada para remaja menjadi investasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab demi masa depan mereka. Sementara itu, Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur, Megawati Santoso, mengatakan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka pernikahan dini melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait perlindungan anak, kesiapan membangun keluarga, serta peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang remaja. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin meningkat kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah pernikahan dini melalui sinergi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan keluarga, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (#) Related Posts:DPC GAMKI Lutim Resmi Dilantik, Pemda Ajak Pemuda…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,…Ketua TP PKK Tomoni Timur Dikukuhkan sebagai Bunda…HUT ke-23 Luwu Timur Dihujani Kado Istimewa, Menteri…Kapolres Luwu Timur Luncurkan Garda Kamtibmas dan…Hadiri Persembahyangan Galungan di Pura Tirta Empul… Navigasi pos 1000 Lebih Penerima Baru Dapat Kartu ATM Lansia Lutim, Dana 3 Bulan Langsung Masuk KONI Luwu Timur Matangkan Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Targetkan Masuk 10 Besar