Malili (Fakjur) – Sosok Hanoman yang lincah, Rahwana yang jenaka, serta ogoh-ogoh raksasa yang menjulang tinggi menjadi magnet utama dalam Karnaval Budaya Kecamatan Tomoni Timur yang digelar di kawasan Anjungan Sungai Malili, Rabu (3/6/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Sebanyak 350 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat Tomoni Timur ambil bagian dalam parade budaya tersebut. Barisan karnaval dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, dan menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sisi kiri dan kanan jalan sepanjang rute karnaval. Sejak rombongan mulai bergerak, perhatian penonton tertuju pada penampilan tokoh pewayangan Hanoman dan Rahwana. Keduanya tampil atraktif dengan tingkah lucu dan penuh improvisasi, sesekali berinteraksi dengan penonton. Gelak tawa pecah ketika Hanoman dan Rahwana mendekati kerumunan warga. Namun, aksi usil keduanya juga sempat membuat sejumlah anak kecil ketakutan. Beberapa di antaranya terlihat menangis dan berlari mencari perlindungan di belakang orang tua mereka. Suasana semakin semarak ketika ogoh-ogoh berukuran besar hasil karya pemuda Hindu tampil di tengah arak-arakan. Patung raksasa yang menjadi simbol pengusiran sifat-sifat buruk itu menghadirkan nuansa magis sekaligus memperkaya ragam atraksi budaya yang ditampilkan. Barisan karnaval juga menampilkan keberagaman masyarakat Tomoni Timur melalui kehadiran perwakilan sekitar 20 suku yang mengenakan pakaian adat masing-masing. Aneka warna dan corak busana tradisional menciptakan pemandangan yang memikat, sekaligus menjadi gambaran harmonisnya kehidupan multikultural di wilayah tersebut. Tidak hanya masyarakat umum, para kepala desa beserta perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, unsur kesehatan, dan pendidikan turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Berbagai atraksi seni budaya, termasuk tarian bernuansa Bali dan penampilan tiga penari Barong Cilik, semakin menghidupkan suasana sepanjang parade. Di sela kegiatan, Camat Tomoni Timur Yulius yang didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. “Karnaval budaya hari ini bukan hanya untuk memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan keanekaragaman budaya dan suku yang hidup berdampingan di Tomoni Timur melalui pakaian adat masing-masing,” ujar Yulius. Menurutnya, keberagaman yang ditampilkan dalam karnaval merupakan cerminan kekayaan sosial dan budaya yang menjadi kekuatan masyarakat Tomoni Timur. Melalui kegiatan tersebut, nilai toleransi, persaudaraan, dan penghargaan terhadap perbedaan diharapkan terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat. Karnaval Budaya Tomoni Timur menjadi salah satu penampilan yang paling menyita perhatian dalam rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Perpaduan antara seni pertunjukan, busana tradisional, serta partisipasi lintas elemen masyarakat menjadikan parade itu tidak sekadar hiburan, melainkan juga panggung perayaan keberagaman yang hidup dan berkembang di Bumi Batara Guru. ,(Red) Related Posts:Tomoni Timur, Pimpin Karnaval Budaya ,Tampilkan…PPS-27 Malili Juara Perahu Naga HUT ke-23 Luwu…Semangat Generasi Muda, Murid TK Ramaikan Pawai…Expo UMKM Festival Sungai Malili Jadi Etalase Produk…Menyulam Harapan TK Serathi Dharma : Mewujudkan…Hujan Tak Surutkan Iman, Ribuan Warga Padati Tabligh… Navigasi pos Tomoni Timur, Pimpin Karnaval Budaya ,Tampilkan Semangat Persatuan dalam HUT ke-23 Luwu Timur