Mangkutana, Fakjur— Kepala Desa Sindu Agung, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, M. Aris Suprojo, SH, mengajak jajaran aparat desanya untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dengan memberi contoh langsung kepada masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan kerja bakti yang digelar di sekitar Kantor Desa Sindu Agung, Senin (15/9/2025). Aris menegaskan, budaya gotong royong yang diwariskan leluhur tidak boleh luntur hanya karena masyarakat semakin terbiasa dengan gaya hidup modern yang individualistis. “Untuk menggerakkan pola pikir masyarakat saat ini tidaklah mudah. Tidak seperti dulu, satu kali komando semua ikut. Sekarang kita dulu yang harus memberi contoh, baru masyarakat akan ikut,” ujar Aris. Menurutnya, kecenderungan masyarakat modern yang lebih fokus pada keberhasilan pribadi daripada kepentingan bersama menjadi tantangan tersendiri. Ia khawatir, jika tidak segera diantisipasi, budaya gotong royong perlahan akan memudar. “Kami tidak ingin nilai gotong royong pudar, apalagi hilang. Karena itu saya mengajak seluruh aparat desa untuk memberi teladan. Kalau kita kompak di kantor desa, nantinya ketika ada kegiatan di luar, masyarakat juga akan tergerak ikut bersama-sama,” jelasnya. Aris menekankan, gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan atau memperbaiki fasilitas, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Dengan keterlibatan aktif aparat desa, ia berharap masyarakat Sindu Agung dapat kembali menempatkan gotong royong sebagai bagian dari identitas bersama. (Kas) Related Posts:Hari Kedua Penilaian Desa Sehat, Tim Kabupaten…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,…Desa Kertoraharjo Raih Skor Konvergensi 99,61…Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Kunjungi Desa Atue,…Hadiri Persembahyangan Galungan di Pura Tirta Empul…Pemdes Atue Galakkan Gotong Royong Lewat Bakti Sosial Navigasi pos Paulus Leppong, Kepala Desa Tawakua yang Terbuka dalam Pengelolaan Dana Desa TP PKK Lutim Optimalkan Penyajian Data Serta Infomasi Melalui Pelatihan Aplikasi SIM PKK