LUWU TIMUR, FAKJUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mendorong penataan kawasan Lapangan Sepak Bola Kecamatan Angkona agar tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pertandingan, tetapi juga menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka saat Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparmudora) Kabupaten Luwu Timur Muhammad Safaat bersama Camat Angkona Putu Gede Sudarsana meninjau langsung kondisi Lapangan Sepak Bola Kecamatan Angkona, Kamis (13/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sekaligus potensi pengembangan kawasan olahraga yang berada di Kecamatan Angkona.

Muhammad Safaat mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan keberadaan dan kondisi aset pemerintah yang ada di Kecamatan Angkona.

Menurutnya, pendataan dan evaluasi aset menjadi bagian penting agar perencanaan pengembangan sarana dan prasarana olahraga dapat dilakukan secara tepat serta sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pendataan dan evaluasi tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik aset, tetapi juga melihat aspek pemanfaatannya bagi masyarakat,” ujar Muhammad Safaat.

Diusulkan Jadi Ruang Publik

Sementara itu, Camat Angkona Putu Gede Sudarsana mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mendorong penataan Lapangan Kecamatan sebagai ruang publik yang lebih representatif.

Ia mengusulkan agar kawasan lapangan secara bertahap dikembangkan dengan sejumlah fasilitas pendukung, antara lain Ruang Terbuka Hijau (RTH), signage atau penanda identitas Kecamatan Angkona, jogging track, serta sport center.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, beraktivitas, maupun berkumpul.

“Lapangan Kecamatan Angkona merupakan satu-satunya lapangan kecamatan di Luwu Timur yang sampai saat ini belum memiliki signage identitas dan fasilitas sport track,” kata Putu Gede Sudarsana.

Karena itu, ia berharap kawasan tersebut dapat ditata secara bertahap sehingga memiliki fungsi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan fasilitas tidak hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga menciptakan ruang aktivitas yang sehat dan produktif bagi masyarakat.

“Kami ingin fasilitas ini menjadi salah satu ikon Kecamatan Angkona,” ujarnya.

Tak Hanya untuk Seremonial

Putu mengatakan, selama ini lapangan kecamatan banyak dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dan berbagai kegiatan masyarakat.

Namun, ke depan kawasan tersebut diharapkan memiliki fungsi yang lebih luas.

“Harapan kami, ke depan Lapangan Kecamatan Angkona tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang terbuka yang hidup, nyaman dan dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari,” katanya.

Ia menilai keberadaan RTH, jogging track, dan sport center akan memberikan alternatif ruang aktivitas bagi masyarakat, khususnya anak muda.

Selain mendukung aktivitas olahraga, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat menunjang kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Kadis Disparmudora Muhammad Safaat melihat langsung kondisi lapangan dan berdiskusi dengan Camat Angkona mengenai konsep pengembangan kawasan.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadirkan ruang publik yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menunggu Dukungan dan Penataan Bertahap

Camat Angkona berharap usulan tersebut dapat memperoleh dukungan dan ditindaklanjuti secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan anggaran serta ketentuan perencanaan pembangunan.

Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah membangun konsep dan komitmen bersama terlebih dahulu.

“Kami siap mendukung dan mengawal proses penataan ini agar ke depan Lapangan Kecamatan Angkona dapat menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat,” tutup Putu.

By admin