LUWU TIMUR , Fakjur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Parmudora) kembali menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi Calon Wirausaha Muda Pemula sebagai upaya mencetak generasi muda yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Kamis (6/8/2026), itu dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Luwu Timur, Aswan Asis, S.Pi., M.Si. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Agustus 2026, dengan melibatkan pemuda berusia 16 hingga 30 tahun yang terdiri atas pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta calon wirausaha dari seluruh desa di Kabupaten Luwu Timur. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda melalui penguatan kapasitas, karakter, dan semangat kewirausahaan. Menurutnya, menjadi seorang wirausaha membutuhkan keberanian untuk terus berjuang meski menghadapi berbagai tantangan. “Wira itu artinya berjuang. Gagal itu hal yang biasa, tetapi jangan berhenti. Teruslah belajar dan mencari jalan menuju kesuksesan. Kalau kita mencintai usaha yang dijalankan, insya Allah kita akan mampu mengembangkannya,” ujar Safaat. Ia menambahkan, keberhasilan dalam berwirausaha tidak selalu dimulai dari usaha yang besar. Sebaliknya, usaha kecil yang dijalankan dengan konsisten, penuh semangat, dan memiliki motivasi kuat justru dapat berkembang menjadi bisnis yang mampu bersaing. Safaat juga mengingatkan agar pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan dalam membangun usaha yang produktif dan berkelanjutan. “Yang membuat kita hebat bukan orang lain, tetapi diri kita sendiri. Kegagalan adalah batu loncatan menuju keberhasilan. Kami berharap pelatihan ini melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu Timur,” katanya. Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan didanai melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2026. Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari narasumber Master Education Center Makassar mengenai penyusunan rencana bisnis, pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai karakter seorang pengusaha, pola pikir kewirausahaan, kreativitas, inovasi, serta kemampuan melihat peluang usaha di tengah berbagai tantangan. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Luwu Timur, Aswan Asis, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, pola pikir seorang pengusaha harus mampu mengubah setiap persoalan menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. “Mindset seorang pengusaha adalah mampu melihat masalah sebagai peluang. Kewirausahaan bukan hanya soal modal, tetapi juga soal cara berpikir, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan membangun jejaring usaha,” kata Aswan. Ia menambahkan, karakter yang kuat, konsistensi, kreativitas, serta kemampuan menjalin kolaborasi menjadi modal penting bagi generasi muda untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif. Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap lahir semakin banyak wirausaha muda yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (Kas) Related Posts:Gebyar HUT ke-23 Luwu Timur Jadi Momentum…Luwu Timur Juara! Aura Malaeka Putri Raih Mahkota…KONI Luwu Timur Matangkan Persiapan Porprov Sulsel…Kepemimpinan dan Amanah Rakyat, Wabup Lutim Ikuti…Ribuan Jamaah Padati Lapangan Benteng Sorowako,…Ketua TP PKK Tomoni Timur Dikukuhkan sebagai Bunda… Navigasi pos KPU Morowali Dinilai “Lempar Bola” ke DPRD, KPDM Desak Transparansi Proses PAW Anggota DPRD Beri Motivasi Paskibraka Lutim, Bupati Irwan: Tanggal 17 Agustus Kalian Jadi Perhatian